PENYAKIT
HIPERTENSI DAN STROKE
DEFINISI HIPERTENSI & STROKE
•
Hipertensi adalah Gangguan sistem peredaran darah yang
menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal. Bila
tidak ditangani dengan benar, maka hipertensi ini bisa berlanjut menjadi stroke.
•
Secara umum gangguan pembuluh darah otak atau stroke
merupakan gangguan sirkulasi serebral.
ETIOLOGI
1. Hipertensi Esensial (Hipertensi
Primer)
·
Sensitivitas Garam
·
Genetik (keturunan)
·
Umur
·
Obesitas
2.
Hipertensi Sekunder
·
Kelainan
Hormonal
·
Obat-obatan
Penyebab
utama dari stroke diurutkan dari yang paling penting adalah aterosklerosis
(trombosis), embolisme (penyumbatan mendadak pada pembuluh arteri), hipertensi
yang menimbulkan perdarahan intraserebral.
GEJALA HIPERTENSI
Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul
gejala berikut:
·
sakit kepala
·
kelelahan
·
mual
·
muntah
·
sesak nafas
·
pandangan menjadi kabur
GEJALA
STROKE
Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh
1. Lumpuh pada salah satu sisi wajah “Bell’s
Palsy”
2.
Tonus otot lemah atau
kaku
3.
Menurun atau hilangnya rasa
SYARAT
DIET
·
Menerapkan Diet Garam
Rendah, yaitu sebagai berikut:
·
Cukup energi, protein,
mineral dan vitamin
·
Komsumsi karbohidrat kompleks
·
Bentuk makanan sesuai
dengan keadaan penyakit
·
Jumlah konsumsi natrium
disesuaikan dengan berat tidaknya hipetensi
·
Hindari
bahan makanan yang tinggi natrium
·
Konsumsi bahan makanan
yang mengandung tinggi kalium, tinggi serat
BAHAN
MAKANAN YANG DIANJURKAN :
·
bahan makanan yang tidak menggunakan garam dapur,
soda, atau baking powder dalam pengolahannya.
·
Bahan makanan segar tanpa diawetkan, daging dan
ikan maksimal 100 gr sehari, dan untuk telur 1 butir sehari.
·
Omega-3asam lemak :
Fatty coldwater ikan, seperti salmon, tuna, dan sarden
·
Padi-padian : Roti dan
sereal, khususnya yang dibuat dengan biji-bijian seperti gandum, Pasta,
terutama ketika dibuat dengan biji-bijian, Beras merah Rendah lemak
·
Sayur-sayuran : Segar, beku, atau sayuran kalengan tanpa menambahkan
lemak atau garam, Sayuran yang berwarna mencolok, seperti brokoli, sayuran
hijau, ubi jalar, dan tomat.
·
Buah-buahan : Segar, beku, kalengan, atau buah kering
·
Daging dan lainnya :
Ikan (terutama seperti salmon, tuna segar), rendah sodium atau protein kedelai,
tanpa kulit unggas, kacang tawar dan selai kacang.
·
Protein : Putih telur atau pengganti telur.
·
Lemak dan minyak : minyak jenuh (kedelai, zaitun, bunga
matahari), margarin cair dan minyak nabati menyebar, Salad dressing (tanpa
lemak atau dibuat dengan minyak jenuh).
BAHAN MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN :
·
bahan makanan yang
diolah dengan garam dapur, soda, bakingpowder, asinan, dan bahan makanan yang
diawetkan dengan natrium benzoat,soft drinks, margarin dan mentega biasa, bumbu
yang mengandung garamdapur (kecap, terasi, tomato ketchup, tauco, dan lain
sebagainya)
·
Padi-padian : apabila
memasak dibuat dengan lemak jenuh, setiap makanan gandum yang tinggi natrium
atau tambahan gula
·
Sayur-sayuran : sayuran
kalengan (kecuali mereka natrium rendah atau bebas garam), acar, sayuran
dikemas dalam air garam, seperti zaitun, goreng atau sayuran dilapisi tepung
roti, sayuran dalam krim atau saus mentega
·
Buah-buahan : Goreng
buah-buahan, buah-buahan dalam krim atau saus mentega
·
Daging dan Lainnya : Kalengan atau daging asap
atau ikan, lemak daging (seperti sosis, hot dog)
·
Alcohol
ALTERNATIF DAN SOLUSI KOMPLEMENTER UNTUK HIPERTENSI
·
Vitamin / Nutrisi Terapi
Kalium
Magnesium
Kalsium
Asam Lemak Esensial
Dasar Vitamin / mineral Formula:
PENYAKIT KANKER PAYUDARA
FAKTOR PENYEBAB
·
Alkohol
·
Genetik
·
Hormon
·
Lingkungan sekitar
·
Pola Makanan yang Tidak Seimbang
DIET TERKAIT
ERAT DENGAN RESIKO KANKER PAYUDARA
·
Suatu penelitian
mengungkapkan bahwa yg memiliki pola makan yg terdiri dari daging dan aneka
produk hasil ternak susu, telur dan peroduk olahannya dapat mengurangi resiko
terkena kanker payudara
·
Sementara mereka yg bnyk
menerima asupan makanan yg tinggi serat seperti buah-buahan, syur-sayuran dan
biji-bijian juga memperlihatkan resiko rendah terkena kanker indung telur.
4 KELOMPOK POLA MAKAN MENURUT PENELITI
·
Kelompok 1 :
kelompok penganut pola “protein
hewani” yaitu mengkonsumsi daging merah dalam jumlah banyak, lemak jenuh, zink,
kalsium serta sejumlah tertentu makan bergizi lainnya.
·
Kelompok 2 :
kelompok yang memiliki pola makan kaya akan
"vitamin dan serat", yang kaya akan vitamin C, beta karotin dan gizi
lainnya yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran.
·
Kelompok 3 :
Dgn pola makan "lemak tak jenuh"
yang berisi kandungan tinggi dari minyak sayur dan minyak ikan selain itu juga
vitamin E.
·
Kelompok 4 :
kelompok
dengan pola makan yang kandungan karbohidrat tinggi protein nabati dan sodium.
Dalam
saran umumnya para dokter menyarankan agar kita mengurangi makan daging merah
makanan mengandung lemak jenuh dan perbanyak makan sayur-sayuran dan
buah-buahan, keluarga gandum dan padi-padian , serta mengkonsumsi lemak tak
jenuh.
Dr. Michelle Harvie, yang memimpin studi dari Wythenshawe Hospital di
Manchester, Inggris.
"Dengan diet dua hari ini Anda
bisa membatasi kalori jauh lebih banyak daripada jika Anda mengurangi porsi
makan setiap hari. Hal ini memengaruhi semua sel di dalam tubuh, khususnya yang
ada dalam payudara. Suplai makanannya seperti berkurang, sehingga membuat
sel-sel tersebut lebih stabil dan tidak akan memecah untuk membentuk
kanker,"
POLA MAKAN
YANG DIANJURKAN TERDIRI ATAS :
·
4 porsi sayuran
·
1 potong buah
·
1 liter susu rendah lemak, dan
·
1 cangkir teh hijau.
PANTANGANNYA
1.
Sayur-sayuran
·
Tauge, mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
·
Sawi dan Kangkung,
mengurangi efektivitas kerja obat.
·
Cabai merangsang
aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
2.
Buah-buahan
·
Lengkeng dan nangka, mengandung
zat tumbuh bagi sel kanker.
·
Durian, duku, nanas,
dan anggur, menghasilkan alkohol sehingga merangsang
berkembangnya sel kanker.
·
Minuman ringan atau soft drink, bersifat karsinogen.
·
Es atau minuman dingin, mengganggu
kelancaran peredaran darah.
·
Alkohol, merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen
dalam tubuh menurun.
3.
Daging dan Ikan Asin
·
Daging, (sapi,
kerbau, kambing, babi) menfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
·
Ikan asin, yang
diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan
allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa
meriang, gatal-gatal, dan bengkak.
4.
Makanan yang Diawetkan
·
Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat
berubah menjadi karsinogenaktif.
·
Makanan
yang dibakar, bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.
5.
Sea food
·
Udang, kerang, kepiting,
cumi mengandung kandungan lemak tinggi.
Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak
tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.
6.
Daging Unggas
·
Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau
unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon
yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat
meningkat. Suntikan hormon yang
diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga
memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
MAKANAN YANG DIANJURKAN
Jika
kita sedang terserang kanker
payudara,dianjurkan untuk meminum jus bahan-bahan makanan berikut,
lakukan dua kali satu gelas setiap hari.
1.
Wortel
2. Kubis
3. Lobak
4. Apel
5. Pisang
raja
6. Brokoli
7. Bawang
putih
8. Seledri
9. Belimbing
manis
10. Minum juga
susu kedelai setengah gelas, atau
11. konsumsi
selalu 100 gram tempe
setiap hari.
Penelitian terkini yang membuktikan
bahwa manggis mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi
beberapa kali lipat dari kekuatan vitamin C dan E, yang dapat membantu dalam
pengobatan herbal pada pasien penyakit kanker payudara.
ANEKA
SAYURAN HIJAU PENCEGAH KANKER :
1.
Buncis
2.
Daun singkong
3.
Kacang panjang
4.
Daun pepaya
Dr. Vivi K. Tjahjadi dari Karyasari
obat
untuk kanker payudara adalah rebusan sambiloto, kunir putih, rumput mutiara dan
keladi tikus, diminum pagi siang dan sore. Ramuan ini jika diminum 12
hari, lambat laun rasa nyeri akan berangsur hilang dan benjolan juga
hilang. Payudara akan kembali seperti semula tanpa rasa
sakit.
PENYAKIT
JANTUNG
Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak
dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal-hal tersebut antara lain:
·
Otot jantung yang lemah.
Ini adalah kelainan bawaan sejak lahir
·
Adanya celah antara
serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukan
lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam
kandungan.
·
Gagal Jantung
GEJALA
TERKENA PENYAKIT JANTUNG, YAITU :
·
Nyeri
·
Sesak Nafas
·
Kelelahan atau Kepenatan
·
Jantung Berdebar-debar (Palpitasi)
·
Pusing dan Pingsan
Pada sebagian orang, gejala sakit jantung mirip dengna gejala masuk angin
biasa. Jika Anda menemukan gejala yang mirip, lebih baik segera ke dokter.
FAKTOR
PENYEBAB MENURUT KONGRES KARDIOLOG DI MUNICH JERMAN YAITU :
1.
Smooking atau Merokok, yg paling berbahaya menurut
mereka
2. Tekanan
darah tinggi
3. Penyakit
gula atau Diabetes
4. Satu skema
pembagian lemak = waist to hip ratio
5. Pola Makan
yang salah
6. Kegiatan
fisik yang berlebihan
7. Mengkonsumsi
Alkohol
8. Banyaknya
lemak di dalam darah
9. Faktor
psikososial
NAMUN ADA EMPAT FAKTOR UTAMA PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG,
YAITU :
1.
Merokok terlalu
berlebihan selama bertahun-tahun
2.
Kadar lemak darah (kolesterol) yang tinggi
3.
Tekanan darah tinggi
4.
Penyakit kencing manis
5.
gen
PERBEDAAN DIET JANTUNG DENGAN MAKANAN BIASA, YAITU :
·
Kalori disesuaikan
dengan berat badan.
·
Protein dan lemak sedang.
·
Vitamin dan mineral cukup.
·
Mudah dicerna, tidak merangsang dan tidak
menimbulkan gas.
·
Porsi kecil dan
diberikan sering.
TIPS DIET UNTUK JANTUNG SEHAT :
·
Makan diet rendah lemak
terutama hewan, lemak sawit dan kelapa dan makanan yang mengandung lemak jenuh
dan kolesterol lemak jenuh.
·
Pilih diet moderat dalam
garam dan natrium
·
Memelihara atau meningkatkan berat badan
·
Makan banyak produk biji-bijian, buah-buahan dan
sayuran
·
Pilih susu dengan lemak 1% atau susu skim daripada
susu
·
Hilangkan goreng makanan dan menggantinya dengan
dipanggang, dikukus, direbus, atau makanan microwave.
·
Masak dengan minyak yang rendah lemak dan lemak
jenuh: jagung, safflower, bunga matahari, kedelai, kapas, zaitun, kanola dan
minyak kacang wijen, Jauhi minyak dan shortening yang tinggi lemak dan lemak
jenuh.
·
Ganti lemak potongan daging dengan potongan daging
tanpa lemak atau lemak daging alternatif-rendah.
·
Dalam resep membutuhkan satu butir telur mencoba
dua putih telur sebagai alternatif rendah lemak.
·
Ganti asam krim dan mayones dengan yogurt polos
rendah lemak, lemak keju cottage rendah, atau krim asam lemak-rendah dan
mayones.
·
Gunakan bumbu dan rempah-rempah sebagai bumbu
untuk sayuran dan kentang sebagai pengganti garam dan mentega.
·
Ganti asin kerupuk
dengan natrium gandum biskuit atau rendah-tawar.
·
Ganti roti putih, nasi
putih, dan sereal dibuat dengan tepung putih dengan roti gandum utuh, gabah
panjang, dan sereal gandum utuh.
·
Pengganti camilan tinggi garam dan lemak dengan
rendah lemak, makanan ringan rendah garam
·
Potong sayuran dan buah-buahan adalah snack sehat
cepat.
MAKANAN YANG DIANJURKAN :
·
Sumber asam folat : sari jeruk, kacang merah,
brokoli, dan bayam.
·
Sumber vitamin B6 : pisang, advokad, daging ayam
tanpa lemak, beras merah, dan sejenis gandum.
·
Sumber beta karoten :
wortel dan sayuran hijau
·
Sumber vitamin E :
minyak sayur dan kacang-kacangan.
·
Sumber asam lemak omega-3 : tuna, makerel, sarden,
dan lemusu.
·
Sumber lycopene : tomat terutama yang masak
·
Sumber flavonoid :
anggur, apel, bawang, dan teh.
·
Makanan yang tinggi
serat: sayuran dan kacang-kacangan.
MAKANAN YANG DIPERBOLEHKAN :
·
Nasi atau penukar
(Sumber Karbohidrat): Beras, kentang, makaroni, mie, bihun, tepung-tepungan.
·
Daging atau penukar (Protein Hewani): Daging sapi
tidak berlemak, ayam tanpa kulit, ikan segar, telur, susu skim, dalam jumlah
terbatas.
·
Kacang-kacangan dan hasil olahannya (Protein
Nabati): Tahu, tempe,
oncom, kacang-kacangan maksimal 25 gram perhari.
·
Lemak: Santan encer, minyak (tidak untuk
menggoreng), Margarin, mentega
·
Sayuran: Sayuran muda yang tidak menimbulkan gas,
seperti bayam, tauge, oyong, buncis, kangkung, kacang panjang, kacang polong,
labu kuning, labu siam, tomat, terong, slada air, wortel.
·
Buah-buahan: semangka, apel, jeruk, pisang, pear,
melon, nanas, sawo, duku, rambutan, bengkoang, dll.
·
Minuman: Sirop, susu skim dalam jumlah terbatas.
·
Bumbu-bumbu: Pala, kayu
manis, gula, bumbu segar, garam dibatasi.
MAKANAN YANG PERLU DIPERHATIKAN :
·
Makanlah paling sedikit 5 porsi (± 300 g)
buah-buahan dan sayuran, 6 porsi (± 300 g) biji padi-padian, dan 2 porsi (500
ml) produk susu non fat atau low fat
·
Konsumsi kolesterol dalam sehari kurang dari 300
m/ bebas kolesterol
·
Konsumsi garam diusahakan di bawah 2.400 mg/
Ringan asin/ mengurangi atau kurang natrium/bebas garam/tawar
·
Konsumsi serat 20–35 g/
Lebih atau ditambahkan serat/serat tinggi
·
Bebas lemak jenuh, bebas
lemak/Mengurangi atau kurang lemak
·
Rendah kolesterol/mengurangi atau kurang
kolesterol
·
Sehat
·
Sodium bebasrendah sodiom
·
Bebas kalori
·
Rendah kalori
MAKANAN YANG HARUS DIKURANGI :
·
Telur, susu, penuh,
jeroan, dan makanan tinggi kolesterol.
·
Daging berlemak.
·
Lemak jenuh.
MAKANAN YG HARUS DIHINDARI/YG TDK DIPERLUKAN :
·
Kue yang terlalu manis
dan gurih, seperti : cake, tart, dodol, singkong, talas, ubi jalar, roti,
biskuit, ketan.
·
Daging berlemak, ham, sosis, telur asin, abon,
dendeng, ikan asin, sarden, rambak, bandeng, tongkol yang diawetkan, cornrt,
ikan pindang.
·
Kacang-kacangan yang diawetkan.
·
Santan, kental, makanan yang banyak lemak,
goreng-gorengan.
·
Sayuran mentah, kol, kembang kol, sawi, nangka,
kangkung, daun singkong, daun kacang dan sayuran yang menimbulkan gas lainnya.
·
Buah-buahan : nangka,
durian, alpukat.
·
Bumbu : lombok, lada,
asam, cuka, jahe, terasi.
·
Minuman : teh, coklat, kopi, dan minuman yang
mengandung soda dan alkohol.
·
Makanan bergaram tinggi (jika menderita tekanan
darah tinggi).
·
Berhenti merokok merupakan target yang harus
dicapai, juga hindari asap rokok dari lingkungan.
·
Kurangi minum alkohol
PENANGGULANGAN
:
·
Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardilogy
·
mengungkapkan konsumsi
suplemen Vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
·
Studi membuktikan bahwa
mengurangi merokok tidak mengurangi risiko penyakit jantung.
·
Beberapa peneliti
menyebutkan bahwa zat allicin di dalam bawang putih ternyata dapat membantu menjaga
kesehatan jantung.
·
Penelitian menunjukkan,
mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi
risiko penyakit jantung.
·
Konsumsi makanan-makanan
yang dapat menjaga kesehatan jantung seperti Salmon, Tomat, Minyak Zaitun,
Gandum, Almond, dan Apel .
DIET DIABETES MELITUS
PENGERTIAN
DIABETES MELITUS
·
Diabetes mellitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein,
tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga
dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit
kencing gula adalah kelainan metabolis yang disebabkan oleh banyak
faktor, dengan simtoma berupa hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat,
lemak dan protein, sebagai akibat dari:
·
defisiensi sekresi hormon
insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
·
defisiensi transporter glukosa.
·
atau keduanya.
GEJALA UMUM
·
Simtoma hiperglisemia lebih lanjut menginduksi
tiga gejala klasik lainnya :
·
poliuria - sering buang air kecil
·
polidipsia - selalu merasa haus
·
polifagia - selalu merasa lapar
·
penurunan berat badan,
seringkali hanya pada diabetes mellitus tipe 1 dan setelah jangka panjang tanpa
perawatan memadai, dapat memicu berbagai komplikasi kronis, seperti:
·
gangguan pada mata
dengan potensi berakibat pada kebutaan,
·
gangguan pada ginjal
hingga berakibat pada gagal ginjal
·
gangguan kardiovaskular,
disertai lesi membran basalis yang dapat diketahui dengan pemeriksaan menggunakan
mikroskop elektron,
·
gangguan pada sistem
saraf hingga disfungsi saraf autonom, foot ulcer, amputasi, charcot
joint dan disfungsi seksual,
·
dan gejala lain seperti
dehidrasi, ketoasidosis, ketonuria dan hiperosmolar non-ketotik yang dapat
berakibat pada stupor dan koma.
·
rentan terhadap infeksi.
·
Kata diabetes mellitus itu sendiri mengacu pada
simtoma yang disebut glikosuria, atau kencing manis, yang terjadi jika
penderita tidak segera mendapatkan perawatan.
PENYEBAB
·
Faktor keturunan
·
Kegemukan / obesitas
biasanya terjadi pada usia 40 tahun
·
Tekanan darah tinggi
·
Angka Triglycerid (salah satu jenis molekul lemak)
yang tinggi
·
Level kolesterol yang tinggi
·
Gaya hidup modern yang
cenderung mengkonsumsi makanan instan
·
Merokok dan Stress
·
Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat
·
Kerusakan pada sel pancreas
BAGAIMANA PENGATURAN MAKAN PADA ORANG DM ?
·
Pada orang DM pendrita
harus pantang gula dan makanan yang manis untuk selamanya, dan harus
diperhatikan 3 J yaitu :
·
J1 : Jumlah kalori yang
sesuai dengan resep dokter harus diperhatikan.
·
J2 : Jadwal makan harus
diikuti sesuai dengan jam makan terdaftar.
·
J3 : Jenis makanan harus
diperhatikan (pantang gula dan makan manis)
·
Jumlah kalori yang
diberikan sama setiap hari yang bertjuan untuk mempermudah pemberian insulin.
Prinsip pemberian diit pada penderita DM yaitu :
1.
Karbohidrat : beras,
kentang, ubi, sekitar 60-70% dari jumlah kalori.
2.
Protein harus cukup
paling sedikit 1 gram/KgBB/hari untuk dewasa dan 2-3 gram/KgBB/hari untuk
anak-anak.
3.
Lemak sebaiknya
dikurangi, terutama yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Lemak
yang baik adalah lemak tak jenuh. Makanan yang banyak mengandung lemak tak
jenuh adalah minyak jagung atau minyak kapas.
CARA
MENGURANGI ZAT LEMAK UNTUK DM
1.
Belilah daging yang tak
berlemak.
2.
Potonglah lemak yang
kelihatan dari daging.
3.
Buanglah kulit ayam.
4.
Kurangilah makan
daging-daging olahan seperti : sosis.
5.
Pakailah produk hewan
yang rendah zat lemaknya (susu, keju, yogurt).
6.
Hindarilah pemakaian
santan dan bahan-bahan yang terbuat dari kelapa.
7.
Kurangi memakan kue-kue,
biskuit, coklat, kerupuk kentang, kue-kue kering, makanan yang digoreng.
8.
Hindari makanan ASIN:
ikan asin, asinan daging dan sayur-sayuran, asinan buah-buahan, saos
9.
SUSU, sebaiknya pilihlah
susu yogurt, keju dan susu kedele yang rendah kadar zat lemaknya, atau susu
skim .
PEMBERIANAN MAKANAN SELINGAN, DISESUAIKAN OBAT YG
DIBERIKAN :
1.
Bila diberikan
suntikan insulin tiga kali sehari maka makanan selingan ini diberikan pada jam
10.00, 16.00 dan 21.00 WIB.
2.
Bila diberikan obat
Diabetes oral (yang dimakan) maka makanan selingan diberikan pada jam 21.00
WIB.
CONTOH
MENU YG DPT DISAJIKAN UNTUK DM
Makan Pagi
1.
Pilihlah dari Biji-bijian Buah-buahan
2. Roti atau
roti panggang - diberi sedikit margarine yang mengandung zat lemak kombinasi
tidak jenuh.
3. Teh atau
air putih
Makan Siang atau Makan Malam
1.
Pilihlah dari Sup (dibuat sendiri, zat lemak yang
rendah)
2. Nasi -
putih, lebih baik yang coklat atau jenis basmati
3. Kentang,
mie, kacang-kacangan, roti (sebaiknya tepung terigu yang terdiri dari biji-biji
4. Sayur-sayuran
5. Seporsi
kecil daging sapi, domba/kambing yang tidak berlemak, ikan telor dan ayam yang
telah dikuliti
6. Buah-buahan
7. Teh
atau air putih
BAGAIMANA
PERAWATAN DAN PENGOBATAN DM
·
Selain memperhatikan Diet pantang makan gula dan makanan
yang , penderita juga harus melaukan Olahraga
yang rutin dan teratur serta obat-obatan sesuai anjuran.
TIP
PEMBERIAN KARBOHIDRAT DALAM DIET DM
·
Tip pemberian karbohidrat dalam diet
1.
Jumlah total
karbohidrat dalam diet lebih berpengaruh pada kadar gula darah
dibandingkan jenis karbohidrat dalam makanan.
2.
Jika menambahkan lemak
tidak jenuh (mono unsaturated fatty acid), karbohidrat total dapat
ditingkatkan sampai 70% total kalori sehari.
3.
Sukrosa tidak
perlu dibatasi sebagai penggganti sumber karbohidrat asal jumlah totalnya tidak
melebihi kebutuhan karbohidrat total dalam sehari.
4.
Jika bisa, jangan minum
alkohol. Kalaupun minum, jumlahnya tidak lebih dari 100 gram.
5.
Fruktosa dibatasi tidak
lebih dari 60 gram (pada diet 2000 kalori).
6.
Pemanis dapat digunakan
secukupnya.
CARA
PENGATURAN MAKANAN :
1.
Jumlah kalori ditentukan
menurut umur, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan dan aktivitas,
2.
Batasi penggunaan
karbohidrat kompleks seperti: nasi, lontong, roti, ketan, jagung, kentang, dll
dikurangi jumlahnya dan kebiasaan sehani-hari,
3.
Hindari penggunaan
sumber karbohidrat sederhSana/mudah diserap seperti gula pasir, gula jawa,
sirup, selai, manisan buah-buahan, susu kental manis, minuman botol ringan,
dodol, es knim, kue-kue manis, bolu, tarcis, abon, dendeng, dan sarden,
BAHAN
MAKANAN YANG DIPERBOLEHKAN :
·
Lauk hewani dan nabati
dalam jumlah yang cukup sesuai yang dianjurkan,
·
Aneka ragam sayuran
untuk memberikan rasa kenyang dan kandungan serat tinggi,
·
Buah-buahan dalam jumlah
cukup,
·
Minyak dan garam dalam
jumlah yang tidak berlebihan.
·
Jumlah makanan yang
dimakan dalam satu hari dibagi dan diatur dengan baik terutama bagi penderita
yang menggunakan obat dan suntikan insulin.
·
Untuk mengganti gula
dapat digunakan sakarin dengan perbandingan 1 gelas minuman digunakan 2 tablet
sakarin atau 1/4 sendok teh sakarin kristal. Bila menggunakan sakarin jangan
dipanaskan karena dapat memberi rasa pahit.

·
Tabel di bawah ini yang
menunjukkan contoh lima kelompok makanan: makanan pokok, lauk pauk, sayuran,
makanan ringan/siap santap, buah-buahan, dan minuman.

·
Di sini diberikan pula
contoh menu yang dapat diikuti (20 unit atau 1.600 kalori):

GASTRITIS
Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut
kronik, difus atau local
Penyebab
• Obat-obatan
: Aspirin, terutama salycylat, indomethacin, sulfonamide, obat anti inflamasi
nonsteroid (AINS) dan steroid.
• Alkohol
• Gangguan mikrosirkulasi mukosa lambung : trauma, luka
bakar, sepsis
• Terapi
radiasi
• Mencerna asam atau alkali kuat, dll.
MANIFESTASI
KLINIK GASTRITIS :
• Anoreksia
• Nausea/mual
• Vomitus/muntah
• Nyeri epigastrium
• Anemia
• perdarahan saluran cerna pada hematemesis melena
DIET UNTUK GASTRITIS
Prinsip diet pada penyakit lambung bersifat ad libitum, yang artinya adalah
bahwa diet lambung dilaksanakan berdasarkan kehendak pasien. Makanan yang
dikonsumsi harus mengandung cukup kalori dan protein (TKTP) namun kandungan
lemak/minyak, khususnya yang jenuh harus dikurangi.
Pemberian diit pada penderita penyakit lambung, antara lain bertujuan untuk
menghilangkan gejala penyakit, menetralisir asam lambung, mengurangi gerakan
paristaltik lambung serta memperbaiki kebiasaan makan penderita.
DIET BERDASARKAN BERAT/RINGANNYA PENYAKIT
·
Diit lambung I :
gastritis berat yang disertai pendarahan. Jenis makanan yang diberikan,
meliputi susu dan bubur susu yang diberikan setiap 3 jam sekali.
·
Diit lambung II :
gastritis akut yang sudah dalam perawatan. Makanan yang diberikan merupakan
makanan saring atau cincang pemberiannya sama 3 jam sekali.
·
Diit lambung III :
gastritis yang tidak begitu berat atau ringan. Bentuk makanan harus lunak dan
diberikan enam kali sehari.
·
Diit lambung IV orst : gastritis ringan, makanan dapat berbentuk lunak atau
biasa
SYARAT DIET PENYAKIT GASTRITIS, ANTARA LAIN :
1.
Makanan harus
mudah dicerna
2.
Tidak
merangsang
3.
Lemak perlu
dibatasi
FAKTOR PEMICU NYERI GASTRITIS, MELIPUTI :
·
Makanan pedas yang
mengandung cabai, paprika, lada hitam dan cabai rawit, rempah-rempah lain seperti cinammon, curry bubuk.
·
Sayuran dan herbal
seperti bawang, lobak, paprika, peppadew dan bawang putih.
·
Makanan
olahan yang diawetkan, terutama
daging.
·
Minuman berkafein
seperti kopi, cola dan teh.
·
Buah: asam buah-buahan
yang sangat dan jus buah seperti lemon yang mengandung jeruk, tomat dan jus
tomat
·
Makanan tinggi lemak
·
Alkohol
JENIS MAKANAN YANG BOLEH DIBERIKAN
·
Sumber hidrat arang:
beras (dibubur atau ditim), kentang (direbus atau dipures), makaroni, mi bihun
(direbus), roti, biskuit, marie, dan tepung-tepungan (dibuat bubur atau
puding).
·
Sumber protein hewani:
Ikan, hati, daging tidak berlemak, ayam (digiling/dicincang dan direbus,
disemur, ditim, atau dipanggang), telur ayam (direbus, diceplok air, atau
dicampurkan dalam makanan), dan susu. Sumber protein nabati: tahu, tempe,
(direbus, ditim atau ditumis), kacang hijau (direbus dan dihaluskan).
·
Lemak: mentega,
margarin, minyak dan santan encer.
·
Sayuran: Sayuran yang
tidak banyak serat dan tidak menimbulkan gas, misalnya : bayam, buncis, labu
siam, wortel, tomat direbus atau ditumis.
·
Buah-buahan: Pepaya,
pisang rebus, sawo, jeruk garut, sari buah.
·
Bumbu-bumbu: Gula,
garam, vetsin, kunyit, laos, kunci, kayu manis, salam, lengkuas, sedikit jahe,
dan bawang.
JENIS MAKANAN YG TIDAK BOLEH DIBERIKAN
·
Sumber hidrat arang:
Beras ketan atau wajik, bulgur, jagung, ubi, singkong, kentang goreng, cake,
dodol, dan kue yang terlalu manis.
·
Sumber protein hewani:
Daging yang berlemak tinggi, ikan (diawetkan), ayam
yang(dikalengkan,digoreng,dikeringkan/ dendeng), telur (ceplok/goreng). Sumber
protein nabati: tahu, tempe (digoreng), kacang merah, kacang tanah digoreng.
·
Minuman yang mengandung
soda dan alkohol (bir, wine), kopi, ice cream.
·
Lemak: lemak hewan,
santan kental
·
Sayuran: sayuran yang
banyak serat dan menimbulkan gas, sayuran mentah/lalapan (nangka muda, kol,
kembang kol, sawi, daun singkong, lobak,dll).
·
Buah: buah yang banyak
serat dan menimbulkan gas, misalnya jambu biji, nanas, kedondong, durian,
nangka, dan buah yang dikeringkan (sale pisang, manisan pala, dan sebagainya).
·
Bumbu-bumbu: lombok atau
cabai, merica, cuka dan bumbu-bumbuan yang merangsang, jahe
GINJAL
DEFINISI
GAGAL GINJAL
·
suatu penyakit dimana
fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu
bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga
keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah
atau produksi urine.
PENYEBAB
GAGAL GINJAL
·
Penyakit tekanan darah
tinggi (Hypertension)
·
Penyakit Diabetes
Mellitus (Diabetes Mellitus)
·
Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor,
penyempitan/striktur)
·
Kelainan autoimun,
misalnya lupus eritematosus sistemik
·
Menderita penyakit kanker (cancer)
·
Kelainan ginjal
·
Rusaknya sel penyaring pada ginjal
GEJALA GAGAL GINJAL
·
Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik),
kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing.
Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.
·
Kelesuan,
lemah, napas pendek, dan pembengkakkan yang umum dapat terjadi\
·
Metabolic acidosis, atau
peningkatan keasaman tubuh
DIET
·
Diet adalah suatu
pertimbangan yang penting untuk mereka dengan fungsi ginjal yang terganggu. Konsultasi dengan seorang ahli gizi mungkin bermanfaat
untuk mengerti makanan-makanan apa adalah tepat atau tidak tepat
SYARAT DALAM
MENYUSUN DIET
Jenis diet digolongkan menjadi tiga, yaitu
·
diet rendah protein I:
Asupan protein 30 g dan diberikan kepada pasien dengan berat
badan 50 kg.
·
Diet protein rendah II, asupan protein 35 g
diberikan pasien dengan berat badan 60 kg.
·
Diet protein rendah III,
diberikan kepada pasien dengan berat badan 65 kg
Energi 35 kkal/kg BB, pada geriatri dimana umur > 60 tahun cukup 30
kkal/kg BB, dengan ketentuan dan komposisi sebagai berikut:
·
Karbohidrat sebagai
sumber tenaga, 50-60 % dari total kalori
·
Protein untuk pemeliharaan jaringan tubuh dan
mengganti sel-sel yang rusak sebesar 0,6 g/kg BB.
·
Apabila asupan energi
tidak tercapai, protein dapat diberikan sampai dengan 0,75 g/kg BB.
·
Saat,ini protein hewani dapat dapat disubstitusi
dengan protein nabati
·
Lemak untuk mencukupi
kebutuhan energi diperlukan ± 30 %
·
Kebutuhan cairan
disesuaikan dengan jumlah pengeluaran urine sehari ditambah IWL ± 500 ml.
·
Garam disesuaikan dengan
ada tidaknya hipertensi serta penumpukan cairan dalam tubuh.
·
Kalium disesuaikan
dengan kondisi ada tidaknya hiperkalemia 40-70 meq/hari Fosfor yang dianjurkan
≤ 10 mg/kg BB/hari
·
Kalsium 1400-1600 mg/hari
BAHAN MAKANAN YG DIANJURKAN
·
Sumber Karbohidrat:
nasi, bihun, mie, makaroni, jagng, roti, kwethiau, kentang, tepung-tepungan,
madu, sirup, permen, dan gula.
·
Sumber Protein Hewani: telur, susu, daging, ikan,
ayam.
·
Bahan Makanan Pengganti Protein Hewani
·
Sumber Lemak: minyak kelapa, minyak jagung, minyak
kedele, margarine rendah garam, mentega.
·
Sumber Vitamin dan Mineral : Semua sayur dan buah
BAHAN
MAKANAN YANG DIHINDARI
·
Sumber Vitamin dan
Mineral
·
Hindari sayur dan buah
tinggi kalium jika pasien mengalami hiperkalemi
·
adalah bayam, gambas,
daun singkong, leci, daun pepaya, kelapa muda, pisang, durian, dan nangka
·
tinggi natrium
diantaranya adalah garam, vetsin, penyedap rasa/kaldu kering, makanan yang
diawetkan, dikalengkan dan diasinkan.
BAHAN MAKANAN YANG DIATASI
·
Penderita sakit ginjal tidak bisa mengonsumsi buah dan sayur sesukanya,
dengan jumlah yang sama seperti orang sehat
·
buah apel
HEPATITIS
DEFINISI
·
Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang
biasa disebabkan oleh virus (A, B, C, D, E), konsumsi alkohol yang berlebihan
dan zat-zat kimia hepatotoksik seperti; kloroform serta karbon tetraklorida
GEJALA
·
Gejala-gejala hepatitis termasuk penyakit kuning
(menguningnya kulit dan mata), urin berwarna hitam pekat/gelap, kelelahan
ekstrim, pusing, mual, muntah, kehilangan selera makan, sakit perut dan demam
yg ber angsur terus menerus tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam
berdarah, tbc, thypus, dll.
TIPS MENCEGAH HEPATITIS
·
Senantiasa menjaga
kebersihan diri dan lingkungan.
·
Menghindari penularan
melalui makanan & minuman yang terkontaminasi,suntikan, tato, tusukan jarum
yang terkontaminasi, kegiatan seksual, dll.
·
Bila perlu menggunakan
jarum yang disposable/sekali pakai
·
Pemeriksaan darah donor terhadap hepatitis virus.
·
Program vaksinasi hepatitis B
·
Senantiasa menjaga
kebersihan diri dan lingkungan.
·
Menghindari penularan
melalui makanan & minuman yang terkontaminasi,suntikan, tato, tusukan jarum
yang terkontaminasi, kegiatan seksual, dll.
·
Bila perlu menggunakan
jarum yang disposable/sekali pakai
·
Pemeriksaan darah donor terhadap hepatitis virus.
·
Program vaksinasi hepatitis B
Kandungan hidrat arang dalam diet
harus dibuat semaksimal mungkin agar glikogen tersedia cukup banyak dalam hati.
Protein juga harus disediakan dalam jumlah yang cukup sehingga akan menghambat
metamorfosis lemak atau berbagai zat beracun dalam parenkim.
Para Ahli Gizi menganjurkan dalam
kondisi akut, bubur merupakan konsumsi yang paling tepat bagi pasien, sehingga
kerja hati dalam pelaksanaan metabolisme tidak terlalu berat. Sedangkan untuk
makanan yang dianjurkan atau dipantangkan bagi penderita hepatitis, tergantung
pada kondisi fisik pasien, misalnya tinggi badan dan berat badan, juga kondisi
kesehatan yang lain.
TUJUAN
DIET HEPATITIS SECARA UMUM ANTARA LAIN :
·
Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal
tanpa memberatkan fungsi hati, dengan cara meningkatkan regenerasi jaringan
hati dan mencegah kerusakan lebih lanjut dan/atau meningkatkan fungsi jaringan
hati yang tersisa.
·
Mencegah
katabolisme protein.
·
Mencegah
penurunan BB atau meningkatkan BB bila kurang.
·
Mencegah
atau mengurangi asites, varises esophagus, dan hipertensi portal.
·
Mencegah
koma hepatik.
JENIS DIET HEPATITIS DAN INDIKASI PEMBERIAN :
·
Diet Hati 1
Diet
golongan ini diberikan pada penderita hepatitis akut yang kesadarannya menurun,
tetapi masih dapat makan. Menu diet golongan 1 biasanya tidak mengandung
protein, melainkan terdiri dari makanan berkarbohidrat sederhana, Pemenuhan
gizi yang lain diberikan lewat nutrisi parenteral (infus).
·
Diet Hati 2
Menu diet
hati 2 diberikan pada penderita yang telah melewati fase akut. Umumnya nafsu
makannya sudah membaik, tetapi fungsi hati belum normal. Oleh karena itu,
jumlah protein yang diberikan harus dibatasi 0,5 g/kg BB (kurang lebih 30
gr/hariUntuk menambah kandungan energi selain makanan per oral juga diberikan
makanan parenteral berupa cairan glukosa.
·
Diet Hati 3
Penderita telah pulih nafsu makannya. Dalam kondisi ini
pemberian protein dapat ditingkatkan menjadi 1 g/kg BB. Ketentuan lain mengenai
penyusunan menu diet ini sama dengan diet hati 2. bentuk makanan tergantung
kesanggupan penderita. Apakah dapat menerima jenis makanan biasa atau lunak.
·
Diet Hati 4
Menu diet ini sesuai untuk
pasien yang berada dalam tahap penyembuhan.
JENIS
MAKANAN YANG DIHINDARI BAGI PENDERITA HEPATITIS :
·
Semua makanan yang
mengandung lemak tinggi seperti :
·
daging kambing dan babi,
·
jerohan & otak,
·
es krim,
·
susu full cream, keju, mentega/ margarine,
·
minyak serta makanan
bersantan seperti gulai, kare, atau gudeg.
·
Kue atau cemilan berlemak kue tart, gorengan,
fast food.
·
Bumbu yang merangsang cabe, bawang, merica, cuka, jahe.
·
Makanan kaleng sarden dan korned.
·
Minuman yang mengandung alkohol dan soda
·
Bahan makanan yang
menimbulkan gas seperti :
·
Ubi
·
kacang merah
·
Kol, sawi,
Lobak
·
Mentimun
·
Durian & nangka.
BAHAN
MAKANAN YANG BAIK DIKONSUMSI PENDERITA HEPATITIS :
·
Sumber hidrat arang, nasi, havermout, roti putih
·
Sumber
protein, telur, ikan, daging, ayam, tempe,
taahuBahan makanan yang baik dikonsumsi penderita hepatitis :, kacang hijau,
sayuran dan buah-buahan yang tidak menimbulkan gas
·
Makanan yang mengandung hidrat arang tinggi dan
mudah dicerna seperti gula-gula, sari buah, selai, sirup, manisan, dan madu.
·
Pilihlah
bahan makanan yang kandungan lemaknya tidak banyak seperti daging yang tidak
berlemak, ikan segar, ayam tanpa kulit.
SYARAT
DIET HEPATITIS
·
Energi tinggi untuk pemecahan protein, yang
diberikan bertahap sesuai dengan kemampuan pasien (40-45 kkal/kg BB)
·
Lemak cukup
20-25% dari kebutuhan energi total, Bila
pasien mengalami steatorea, gunakan asam lemakdengan asam lemak rantai sedang Medium
Chain Triglyceridel (MCT). Jenis makanan ini tidak membutuhkan aktivitas
lipase dan asam empedu dalam proses absorbsinya. Pemberian lemak sebanyak 45
gram dapat mempertahankan fungsi imun dan proses sintesis lemak.
·
Protein agak tinggi 1,25-1,5 g/kg BB agar terjadianabolisme
rotein. Protein nabati memberikan keuntungan
karena kandungan serat yang dapat mempercepat pengeluaran amoniak
melalui feses. Namun, sering timbul keluhan berupa rasa kembung dan penuh. Diet
ini dapat mengurangi status ensefalopati, tetapi tidak dapat memperbaiki
keseimbangan nitrogen.
·
Vitamin dan mineral
diberikan sesuai dengan tingkat defisiensi. Bila perlu diberikan suplemen B
kompleks, C, dan K serta mineral seng dan zat besi bila ada anemia.
·
Natrium diberikan
rendah, tergantung tingkat edema dan asites. Bila pasien mendapat diuretika,
garam natrium dapat diberikan lebih leluasa.
·
Cairan diberikan lebih dari biasa, kecuali
bila ada kontraindikasi.
·
Bentuk makanan lunak bila ada keluhan mual dan
muntah, atau makanan biasa sesuai dengan kemampuan saluran cerna.
THYPUS ABDOMINALIS
DEFINISI
·
Thypus abdominalis adalah penyakit infeksi akut
yang biasa mengenai saluran pencernaan. Gejala yang biasa ditimbulkan adalah
demam yang tinggi lebih dari 1 minggu, gangguan pada saluran pencernaan, dan gangguan
kesadaran (FKUI, 1985).
·
Thypus Abdominalis adalah suatu penyakit infeksi
pada usus halus dengan gejala demam satu minggu atau lebih disertai gangguan
pada saluran pencernaan dengan atau tanpa gangguan kesadaran (Rampengan,1990).
TANDA DAN GEJALA
·
Gejala biasanya diawali
dengan rasa tidak enak badan,
·
Nyeri yang tidak jelas,
·
sakit kepala dan bisa juga mimisan,
·
konstipasi,
·
lemas.
·
Dalam beberapa hari sampai minggu, terjadi
kenaikan suhu badan yang bisa mencapai lebih dari 40°C. Pada saat ini, sebuah tanda
khas demam tifoid yang disebut rose spots “bintik merah muda” bisa terlihat,
khususnya pada bagian perut (abdomen).
MAKANAN YANG BOLEH
·
Bubur bayi
·
Bubur beras
·
Bubur sumsum
·
Lontong
·
Roti tawar/manis
·
Biskuit
·
Telur rebus
·
Sop ayam tanpa sayur
·
Soto ayam
·
Semur ayam
·
Bakwan tanpa saos
Catatan : Bila mencret tidak boleh minum susu,tapi bila
tidak,sangat dianjurkan untuk minum susu
MAKANAN YANG
TIDAK BOLEH
·
Karbohidrat, bubur
beras, beras ketan
·
Bubur bayi jagung
·
Roti tawar cantel
·
Ubi talas
·
Singkong
·
Protein
·
Sup ayam tanpa sayur
ayam berlemak
·
Daging giling, telur
goreng
·
Ikan yg diawetkan
·
Ikan dg bnyk duri
·
Kacang-kacangan
·
Sayuran wortel, daun
singkong
·
Labu siam kacang
·
Labu kuning lobak
·
Bayam sawi
·
Buah-buahan jeruk, jambu
biji
·
Alpukat, nangka
·
Pisang, nanas
·
Pepaya, apel
·
Kedondong
·
Minuman alkohol, teh
encer, minuman soda, kopi encer, limun coklat, coca-cola,susu
·
Lemak, mentega, santan,
minyak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar