Jumat, 07 Oktober 2011

Nutrition and Diet





 
PENYAKIT HIPERTENSI DAN STROKE

DEFINISI HIPERTENSI & STROKE
       Hipertensi adalah Gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal. Bila tidak ditangani dengan benar, maka hipertensi ini bisa berlanjut menjadi stroke.
       Secara umum gangguan pembuluh darah otak atau stroke merupakan gangguan sirkulasi serebral.

ETIOLOGI
1.      Hipertensi Esensial (Hipertensi Primer)
·         Sensitivitas Garam
·         Genetik (keturunan)
·         Umur
·         Obesitas

2.     Hipertensi Sekunder
·         Kelainan Hormonal
·         Obat-obatan

  Penyebab utama dari stroke diurutkan dari yang paling penting adalah aterosklerosis (trombosis), embolisme (penyumbatan mendadak pada pembuluh arteri), hipertensi yang menimbulkan perdarahan intraserebral.

GEJALA HIPERTENSI
Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut:
·         sakit kepala
·         kelelahan
·         mual
·         muntah
·         sesak nafas
·         pandangan menjadi kabur


GEJALA STROKE
Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh
1.       Lumpuh pada salah satu sisi wajah “Bell’s Palsy”
2.     Tonus otot lemah atau kaku
3.      Menurun atau hilangnya rasa

SYARAT DIET
·         Menerapkan Diet Garam Rendah, yaitu sebagai berikut:
·         Cukup energi, protein, mineral dan vitamin
·         Komsumsi karbohidrat kompleks
·         Bentuk makanan sesuai dengan keadaan penyakit
·         Jumlah konsumsi natrium disesuaikan dengan berat tidaknya hipetensi
·          Hindari bahan makanan yang tinggi natrium
·         Konsumsi bahan makanan yang mengandung tinggi kalium, tinggi serat

BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN :
·         bahan makanan yang tidak menggunakan garam dapur, soda, atau baking powder dalam pengolahannya.
·         Bahan makanan segar tanpa diawetkan, daging dan ikan maksimal 100 gr sehari, dan untuk telur 1 butir sehari.
·         Omega-3asam lemak : Fatty coldwater ikan, seperti salmon, tuna, dan sarden
·         Padi-padian : Roti dan sereal, khususnya yang dibuat dengan biji-bijian seperti gandum, Pasta, terutama ketika dibuat dengan biji-bijian, Beras merah Rendah lemak
·         Sayur-sayuran : Segar, beku, atau sayuran kalengan tanpa menambahkan lemak atau garam, Sayuran yang berwarna mencolok, seperti brokoli, sayuran hijau, ubi jalar, dan tomat.
·         Buah-buahan : Segar, beku, kalengan, atau buah kering
·         Daging dan lainnya : Ikan (terutama seperti salmon, tuna segar), rendah sodium atau protein kedelai, tanpa kulit unggas, kacang tawar dan selai kacang.
·          Protein : Putih telur atau pengganti telur.
·         Lemak dan minyak :  minyak jenuh (kedelai, zaitun, bunga matahari), margarin cair dan minyak nabati menyebar, Salad dressing (tanpa lemak atau dibuat dengan minyak jenuh).



BAHAN MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN :
·         bahan makanan yang diolah dengan garam dapur, soda, bakingpowder, asinan, dan bahan makanan yang diawetkan dengan natrium benzoat,soft drinks, margarin dan mentega biasa, bumbu yang mengandung garamdapur (kecap, terasi, tomato ketchup, tauco, dan lain sebagainya)
·         Padi-padian : apabila memasak dibuat dengan lemak jenuh, setiap makanan gandum yang tinggi natrium atau tambahan gula
·         Sayur-sayuran : sayuran kalengan (kecuali mereka natrium rendah atau bebas garam), acar, sayuran dikemas dalam air garam, seperti zaitun, goreng atau sayuran dilapisi tepung roti, sayuran dalam krim atau saus mentega
·         Buah-buahan : Goreng buah-buahan, buah-buahan dalam krim atau saus mentega
·         Daging dan Lainnya : Kalengan atau daging asap atau ikan, lemak daging (seperti sosis, hot dog)
·         Alcohol

ALTERNATIF DAN SOLUSI KOMPLEMENTER UNTUK HIPERTENSI
·         Vitamin / Nutrisi Terapi
  Kalium
  Magnesium
  Kalsium
  Asam Lemak Esensial
  Dasar Vitamin / mineral Formula:













PENYAKIT KANKER PAYUDARA

FAKTOR PENYEBAB
·         Alkohol
·         Genetik
·         Hormon
·         Lingkungan sekitar
·         Pola Makanan yang Tidak Seimbang

DIET TERKAIT ERAT DENGAN RESIKO KANKER PAYUDARA
·         Suatu penelitian mengungkapkan bahwa yg memiliki pola makan yg terdiri dari daging dan aneka produk hasil ternak susu, telur dan peroduk olahannya dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara
·         Sementara mereka yg bnyk menerima asupan makanan yg tinggi serat seperti buah-buahan, syur-sayuran dan biji-bijian juga memperlihatkan resiko rendah terkena kanker indung telur.

4 KELOMPOK POLA MAKAN MENURUT PENELITI
·         Kelompok 1 :
kelompok penganut pola “protein hewani” yaitu mengkonsumsi daging merah dalam jumlah banyak, lemak jenuh, zink, kalsium serta sejumlah tertentu makan bergizi lainnya.
·         Kelompok 2 :
kelompok yang memiliki pola makan kaya akan "vitamin dan serat", yang kaya akan vitamin C, beta karotin dan gizi lainnya yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran.
·         Kelompok 3 :
 Dgn pola makan "lemak tak jenuh" yang berisi kandungan tinggi dari minyak sayur dan minyak ikan selain itu juga vitamin E.
·         Kelompok 4   :
kelompok dengan pola makan yang kandungan karbohidrat tinggi protein nabati dan sodium.

Dalam saran umumnya para dokter menyarankan agar kita mengurangi makan daging merah makanan mengandung lemak jenuh dan perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan, keluarga gandum dan padi-padian , serta mengkonsumsi lemak tak jenuh.



Dr. Michelle Harvie, yang memimpin studi dari Wythenshawe Hospital di Manchester, Inggris.
            "Dengan diet dua hari ini Anda bisa membatasi kalori jauh lebih banyak daripada jika Anda mengurangi porsi makan setiap hari. Hal ini memengaruhi semua sel di dalam tubuh, khususnya yang ada dalam payudara. Suplai makanannya seperti berkurang, sehingga membuat sel-sel tersebut lebih stabil dan tidak akan memecah untuk membentuk kanker,"

POLA MAKAN YANG DIANJURKAN TERDIRI ATAS :
·         4 porsi sayuran
·         1 potong buah
·         1 liter susu rendah lemak, dan
·         1 cangkir teh hijau.

PANTANGANNYA
1.      Sayur-sayuran
·         Tauge, mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
·         Sawi dan Kangkung, mengurangi efektivitas kerja obat.
·         Cabai     merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.

2.     Buah-buahan
·         Lengkeng dan nangka, mengandung zat tumbuh bagi sel kanker.
·         Durian, duku, nanas, dan anggur, menghasilkan alkohol sehingga merangsang  berkembangnya sel kanker.
·         Minuman ringan atau soft drink, bersifat karsinogen.
·         Es atau minuman dingin, mengganggu kelancaran peredaran darah.
·         Alkohol, merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.

3.     Daging dan Ikan Asin
·         Daging, (sapi, kerbau, kambing, babi) menfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
·         Ikan asin, yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak.

4.     Makanan yang Diawetkan
·          Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif.
·         Makanan yang dibakar, bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.

5.     Sea food
·          Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.

6.     Daging Unggas
·         Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.

MAKANAN YANG DIANJURKAN
Jika kita sedang terserang kanker  payudara,dianjurkan untuk meminum jus bahan-bahan makanan berikut, lakukan dua kali satu gelas setiap hari.
1.      Wortel 
2.     Kubis
3.     Lobak
4.     Apel
5.     Pisang raja
6.     Brokoli
7.     Bawang putih
8.     Seledri
9.     Belimbing manis
10.   Minum juga susu kedelai setengah gelas, atau
11.    konsumsi selalu 100 gram tempe setiap hari.




            Penelitian terkini yang membuktikan bahwa manggis mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari kekuatan vitamin C dan E, yang dapat membantu dalam pengobatan herbal pada pasien penyakit kanker payudara.

ANEKA SAYURAN HIJAU PENCEGAH KANKER :
1.      Buncis
2.     Daun singkong
3.     Kacang panjang
4.     Daun pepaya

Dr. Vivi K. Tjahjadi dari Karyasari
obat untuk kanker payudara adalah rebusan sambiloto, kunir putih, rumput mutiara dan keladi tikus, diminum pagi siang dan sore.  Ramuan ini jika diminum 12 hari, lambat laun rasa nyeri akan berangsur hilang dan benjolan juga hilang.  Payudara akan kembali seperti semula tanpa rasa sakit.  


PENYAKIT JANTUNG

Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.  Hal-hal tersebut antara lain:
·         Otot jantung yang lemah. Ini adalah kelainan   bawaan sejak lahir
·         Adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan.
·         Gagal Jantung

GEJALA TERKENA PENYAKIT JANTUNG, YAITU :
·         Nyeri
·         Sesak Nafas
·         Kelelahan atau Kepenatan
·         Jantung Berdebar-debar (Palpitasi)
·         Pusing dan Pingsan

Pada sebagian orang, gejala sakit jantung mirip dengna gejala masuk angin biasa. Jika Anda menemukan gejala yang mirip, lebih baik segera ke dokter.

FAKTOR PENYEBAB MENURUT KONGRES KARDIOLOG DI MUNICH JERMAN YAITU :
1.      Smooking atau Merokok, yg paling berbahaya menurut mereka
2.     Tekanan darah tinggi
3.     Penyakit gula atau Diabetes
4.     Satu skema pembagian lemak = waist to hip ratio
5.     Pola Makan yang salah
6.     Kegiatan fisik yang berlebihan
7.     Mengkonsumsi Alkohol
8.     Banyaknya lemak di dalam darah
9.     Faktor psikososial

NAMUN ADA EMPAT FAKTOR UTAMA PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG, YAITU :
1.      Merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
2.     Kadar lemak darah (kolesterol) yang tinggi
3.     Tekanan darah tinggi
4.     Penyakit kencing manis
5.     gen

PERBEDAAN DIET JANTUNG DENGAN MAKANAN BIASA, YAITU :
·         Kalori disesuaikan dengan berat badan.
·         Protein dan lemak sedang.
·         Vitamin dan mineral cukup.
·         Mudah dicerna, tidak merangsang dan tidak menimbulkan gas.
·         Porsi kecil dan diberikan sering.

TIPS DIET UNTUK JANTUNG SEHAT :
·         Makan diet rendah lemak terutama hewan, lemak sawit dan kelapa dan makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol lemak jenuh.
·         Pilih diet moderat dalam garam dan natrium
·         Memelihara atau meningkatkan berat badan
·         Makan banyak produk biji-bijian, buah-buahan dan sayuran
·         Pilih susu dengan lemak 1% atau susu skim daripada susu
·         Hilangkan goreng makanan dan menggantinya dengan dipanggang, dikukus, direbus, atau makanan microwave.
·         Masak dengan minyak yang rendah lemak dan lemak jenuh: jagung, safflower, bunga matahari, kedelai, kapas, zaitun, kanola dan minyak kacang wijen, Jauhi minyak dan shortening yang tinggi lemak dan lemak jenuh.
·         Ganti lemak potongan daging dengan potongan daging tanpa lemak atau lemak daging alternatif-rendah.
·         Dalam resep membutuhkan satu butir telur mencoba dua putih telur sebagai alternatif rendah lemak.
·         Ganti asam krim dan mayones dengan yogurt polos rendah lemak, lemak keju cottage rendah, atau krim asam lemak-rendah dan mayones.
·         Gunakan bumbu dan rempah-rempah sebagai bumbu untuk sayuran dan kentang sebagai pengganti garam dan mentega.
·         Ganti asin kerupuk dengan natrium gandum biskuit atau rendah-tawar.
·         Ganti roti putih, nasi putih, dan sereal dibuat dengan tepung putih dengan roti gandum utuh, gabah panjang, dan sereal gandum utuh.
·         Pengganti camilan tinggi garam dan lemak dengan rendah lemak, makanan ringan rendah garam
·         Potong sayuran dan buah-buahan adalah snack sehat cepat.

MAKANAN YANG DIANJURKAN :
·         Sumber asam folat : sari jeruk, kacang merah, brokoli, dan bayam.
·         Sumber vitamin B6 : pisang, advokad, daging ayam tanpa lemak, beras merah, dan sejenis gandum.
·         Sumber beta karoten : wortel dan sayuran hijau
·         Sumber vitamin E : minyak sayur dan kacang-kacangan.
·         Sumber asam lemak omega-3 : tuna, makerel, sarden, dan lemusu.
·         Sumber lycopene : tomat terutama yang masak
·         Sumber flavonoid : anggur, apel, bawang, dan teh.
·         Makanan yang tinggi serat: sayuran dan kacang-kacangan.




MAKANAN YANG DIPERBOLEHKAN :
·         Nasi atau penukar (Sumber Karbohidrat): Beras, kentang, makaroni, mie, bihun, tepung-tepungan.
·         Daging atau penukar (Protein Hewani): Daging sapi tidak berlemak, ayam tanpa kulit, ikan segar, telur, susu skim, dalam jumlah terbatas.
·         Kacang-kacangan dan hasil olahannya (Protein Nabati): Tahu, tempe, oncom, kacang-kacangan maksimal 25 gram perhari.
·         Lemak: Santan encer, minyak (tidak untuk menggoreng), Margarin, mentega
·         Sayuran: Sayuran muda yang tidak menimbulkan gas, seperti bayam, tauge, oyong, buncis, kangkung, kacang panjang, kacang polong, labu kuning, labu siam, tomat, terong, slada air, wortel.
·         Buah-buahan: semangka, apel, jeruk, pisang, pear, melon, nanas, sawo, duku, rambutan, bengkoang, dll.
·         Minuman: Sirop, susu skim dalam jumlah terbatas.
·         Bumbu-bumbu: Pala, kayu manis, gula, bumbu segar, garam dibatasi.

MAKANAN YANG PERLU DIPERHATIKAN :
·         Makanlah paling sedikit 5 porsi (± 300 g) buah-buahan dan sayuran, 6 porsi (± 300 g) biji padi-padian, dan 2 porsi (500 ml) produk susu non fat atau low fat
·         Konsumsi kolesterol dalam sehari kurang dari 300 m/ bebas kolesterol
·         Konsumsi garam diusahakan di bawah 2.400 mg/ Ringan asin/ mengurangi atau kurang natrium/bebas garam/tawar
·         Konsumsi serat 20–35 g/ Lebih atau ditambahkan serat/serat tinggi
·         Bebas lemak jenuh, bebas lemak/Mengurangi atau kurang lemak
·         Rendah kolesterol/mengurangi atau kurang kolesterol
·         Sehat
·         Sodium bebasrendah sodiom
·         Bebas kalori
·         Rendah kalori

MAKANAN YANG HARUS DIKURANGI :
·         Telur, susu, penuh, jeroan, dan makanan tinggi kolesterol.
·         Daging berlemak.
·         Lemak jenuh.

MAKANAN YG HARUS DIHINDARI/YG TDK DIPERLUKAN :
·         Kue yang terlalu manis dan gurih, seperti : cake, tart, dodol, singkong, talas, ubi jalar, roti, biskuit, ketan.
·         Daging berlemak, ham, sosis, telur asin, abon, dendeng, ikan asin, sarden, rambak, bandeng, tongkol yang diawetkan, cornrt, ikan pindang.
·         Kacang-kacangan yang diawetkan.
·         Santan, kental, makanan yang banyak lemak, goreng-gorengan.
·         Sayuran mentah, kol, kembang kol, sawi, nangka, kangkung, daun singkong, daun kacang dan sayuran yang menimbulkan gas lainnya.
·         Buah-buahan : nangka, durian, alpukat.
·         Bumbu : lombok, lada, asam, cuka, jahe, terasi.
·         Minuman : teh, coklat, kopi, dan minuman yang mengandung soda dan alkohol.
·         Makanan bergaram tinggi (jika menderita tekanan darah tinggi).
·         Berhenti merokok merupakan target yang harus dicapai, juga hindari asap rokok dari lingkungan.
·         Kurangi minum alkohol

PENANGGULANGAN :
·         Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardilogy
·         mengungkapkan konsumsi suplemen Vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
·         Studi membuktikan bahwa mengurangi merokok tidak mengurangi risiko penyakit jantung.
·         Beberapa peneliti menyebutkan bahwa zat allicin di dalam bawang putih ternyata dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
·         Penelitian menunjukkan, mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
·         Konsumsi makanan-makanan yang dapat menjaga kesehatan jantung seperti Salmon, Tomat, Minyak Zaitun, Gandum, Almond, dan Apel .







DIET DIABETES MELITUS

PENGERTIAN DIABETES MELITUS
·         Diabetes mellitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing gula adalah kelainan metabolis yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:
·         defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
·         defisiensi transporter glukosa.
·         atau keduanya.

GEJALA UMUM
·         Simtoma hiperglisemia lebih lanjut menginduksi tiga gejala klasik lainnya :
·         poliuria - sering buang air kecil
·         polidipsia - selalu merasa haus
·         polifagia - selalu merasa lapar
·         penurunan berat badan, seringkali hanya pada diabetes mellitus tipe 1 dan setelah jangka panjang tanpa perawatan memadai, dapat memicu berbagai komplikasi kronis, seperti:
·         gangguan pada mata dengan potensi berakibat pada kebutaan,
·         gangguan pada ginjal hingga berakibat pada gagal ginjal
·         gangguan kardiovaskular, disertai lesi membran basalis yang dapat diketahui dengan pemeriksaan menggunakan mikroskop elektron,
·         gangguan pada sistem saraf hingga disfungsi saraf autonom, foot ulcer, amputasi, charcot joint dan disfungsi seksual,
·         dan gejala lain seperti dehidrasi, ketoasidosis, ketonuria dan hiperosmolar non-ketotik yang dapat berakibat pada stupor dan koma.
·         rentan terhadap infeksi.
·         Kata diabetes mellitus itu sendiri mengacu pada simtoma yang disebut glikosuria, atau kencing manis, yang terjadi jika penderita tidak segera mendapatkan perawatan.




PENYEBAB
·         Faktor keturunan
·         Kegemukan / obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
·         Tekanan darah tinggi
·         Angka Triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
·         Level kolesterol yang tinggi
·         Gaya hidup modern yang cenderung mengkonsumsi makanan instan
·         Merokok dan Stress
·         Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat
·         Kerusakan pada sel pancreas

BAGAIMANA PENGATURAN MAKAN PADA ORANG DM ?
·         Pada orang DM pendrita harus pantang gula dan makanan yang manis untuk selamanya, dan harus diperhatikan 3 J yaitu :
·         J1 : Jumlah kalori yang sesuai dengan resep dokter harus diperhatikan.
·         J2 : Jadwal makan harus diikuti sesuai dengan jam makan terdaftar.
·         J3 : Jenis makanan harus diperhatikan (pantang gula dan makan manis)
·         Jumlah kalori yang diberikan sama setiap hari yang bertjuan untuk mempermudah pemberian insulin. Prinsip pemberian diit pada penderita DM yaitu :
1.      Karbohidrat : beras, kentang, ubi, sekitar 60-70% dari jumlah kalori.
2.     Protein harus cukup paling sedikit 1 gram/KgBB/hari untuk dewasa dan 2-3 gram/KgBB/hari untuk anak-anak.
3.     Lemak sebaiknya dikurangi, terutama yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Lemak yang baik adalah lemak tak jenuh. Makanan yang banyak mengandung lemak tak jenuh adalah minyak jagung atau minyak kapas.

CARA MENGURANGI ZAT LEMAK UNTUK DM
1.      Belilah daging yang tak berlemak.
2.     Potonglah lemak yang kelihatan dari daging.
3.     Buanglah kulit ayam.
4.     Kurangilah makan daging-daging olahan seperti : sosis.
5.     Pakailah produk hewan yang rendah zat lemaknya (susu, keju, yogurt).
6.     Hindarilah pemakaian santan dan bahan-bahan yang terbuat dari kelapa.
7.     Kurangi memakan kue-kue, biskuit, coklat, kerupuk kentang, kue-kue kering, makanan yang digoreng.
8.     Hindari makanan ASIN: ikan asin, asinan daging dan sayur-sayuran, asinan buah-buahan, saos
9.     SUSU, sebaiknya pilihlah susu yogurt, keju dan susu kedele yang rendah kadar zat lemaknya, atau susu skim .

PEMBERIANAN MAKANAN SELINGAN, DISESUAIKAN OBAT YG DIBERIKAN :
1.      Bila diberikan  suntikan insulin tiga kali sehari maka makanan selingan ini diberikan pada jam 10.00, 16.00 dan 21.00 WIB.
2.     Bila diberikan obat Diabetes oral (yang dimakan) maka makanan selingan diberikan pada jam 21.00 WIB.

CONTOH MENU YG DPT DISAJIKAN UNTUK DM
Makan Pagi 
1.      Pilihlah dari Biji-bijian Buah-buahan
2.     Roti atau roti panggang - diberi sedikit margarine yang mengandung zat lemak kombinasi tidak jenuh.
3.     Teh atau air putih

Makan Siang atau Makan Malam 
1.      Pilihlah dari Sup (dibuat sendiri, zat lemak yang rendah)
2.     Nasi - putih, lebih baik yang coklat atau jenis basmati
3.     Kentang, mie, kacang-kacangan, roti (sebaiknya tepung terigu yang terdiri dari biji-biji
4.     Sayur-sayuran
5.     Seporsi kecil daging sapi, domba/kambing yang tidak berlemak, ikan telor dan ayam yang telah dikuliti
6.     Buah-buahan 
7.     Teh  atau air putih

BAGAIMANA PERAWATAN DAN PENGOBATAN DM
·         Selain memperhatikan Diet pantang makan gula dan makanan yang , penderita juga harus melaukan Olahraga yang rutin dan teratur serta obat-obatan sesuai anjuran.


TIP PEMBERIAN KARBOHIDRAT DALAM DIET DM
·         Tip pemberian  karbohidrat dalam diet

1.      Jumlah total karbohidrat  dalam diet lebih berpengaruh  pada kadar gula darah dibandingkan  jenis karbohidrat  dalam makanan.
2.     Jika menambahkan lemak tidak jenuh (mono unsaturated fatty acid), karbohidrat total dapat ditingkatkan  sampai 70% total kalori sehari.
3.     Sukrosa  tidak perlu dibatasi sebagai penggganti sumber karbohidrat asal jumlah totalnya tidak melebihi kebutuhan karbohidrat total dalam sehari.
4.     Jika bisa, jangan minum alkohol. Kalaupun minum, jumlahnya tidak lebih dari 100 gram.
5.     Fruktosa dibatasi tidak lebih dari 60 gram (pada diet 2000 kalori).
6.     Pemanis dapat digunakan secukupnya.

CARA PENGATURAN MAKANAN :
1.      Jumlah kalori ditentukan menurut umur, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan dan aktivitas,
2.     Batasi penggunaan karbohidrat kompleks seperti: nasi, lontong, roti, ketan, jagung, kentang, dll dikurangi jumlahnya dan kebiasaan sehani-hari,
3.     Hindari penggunaan sumber karbohidrat sederhSana/mudah diserap seperti gula pasir, gula jawa, sirup, selai, manisan buah-buahan, susu kental manis, minuman botol ringan, dodol, es knim, kue-kue manis, bolu, tarcis, abon, dendeng, dan sarden,

BAHAN MAKANAN YANG DIPERBOLEHKAN :
·         Lauk hewani dan nabati dalam jumlah yang cukup sesuai yang dianjurkan,
·         Aneka ragam sayuran untuk memberikan rasa kenyang dan kandungan serat tinggi,
·         Buah-buahan dalam jumlah cukup,
·         Minyak dan garam dalam jumlah yang tidak berlebihan.
·         Jumlah makanan yang dimakan dalam satu hari dibagi dan diatur dengan baik terutama bagi penderita yang menggunakan obat dan suntikan insulin.
·         Untuk mengganti gula dapat digunakan sakarin dengan perbandingan 1 gelas minuman digunakan 2 tablet sakarin atau 1/4 sendok teh sakarin kristal. Bila menggunakan sakarin jangan dipanaskan karena dapat memberi rasa pahit.



·         Tabel di bawah ini yang menunjukkan contoh lima kelompok makanan: makanan pokok, lauk pauk, sayuran, makanan ringan/siap santap, buah-buahan, dan minuman.







·         Di sini diberikan pula contoh menu yang dapat diikuti (20 unit atau 1.600 kalori):



GASTRITIS

Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut kronik, difus atau local
Penyebab
       Obat-obatan : Aspirin, terutama salycylat, indomethacin, sulfonamide, obat anti inflamasi nonsteroid (AINS) dan steroid.
       Alkohol
       Gangguan mikrosirkulasi mukosa lambung : trauma, luka bakar, sepsis
       Terapi radiasi
       Mencerna asam atau alkali kuat, dll.

MANIFESTASI KLINIK GASTRITIS :
       Anoreksia
       Nausea/mual
       Vomitus/muntah
       Nyeri epigastrium
       Anemia
       perdarahan saluran cerna pada hematemesis melena

DIET UNTUK GASTRITIS
Prinsip diet pada penyakit lambung bersifat ad libitum, yang artinya adalah bahwa diet lambung dilaksanakan berdasarkan kehendak pasien. Makanan yang dikonsumsi harus mengandung cukup kalori dan protein (TKTP) namun kandungan lemak/minyak, khususnya yang jenuh harus dikurangi.
Pemberian diit pada penderita penyakit lambung, antara lain bertujuan untuk menghilangkan gejala penyakit, menetralisir asam lambung, mengurangi gerakan paristaltik lambung serta memperbaiki kebiasaan makan penderita.

DIET BERDASARKAN BERAT/RINGANNYA PENYAKIT
·         Diit lambung I : gastritis berat yang disertai pendarahan. Jenis makanan yang diberikan, meliputi susu dan bubur susu yang diberikan setiap 3 jam sekali.
·         Diit lambung II : gastritis akut yang sudah dalam perawatan. Makanan yang diberikan merupakan makanan saring atau cincang pemberiannya sama 3 jam sekali.
·         Diit lambung III : gastritis yang tidak begitu berat atau ringan. Bentuk makanan harus lunak dan diberikan enam kali sehari.
·         Diit lambung IV orst : gastritis ringan, makanan dapat berbentuk lunak atau biasa

SYARAT DIET PENYAKIT GASTRITIS, ANTARA LAIN :
1.      Makanan harus mudah dicerna
2.     Tidak merangsang
3.     Lemak perlu dibatasi

FAKTOR PEMICU NYERI GASTRITIS, MELIPUTI :
·         Makanan pedas yang mengandung cabai, paprika, lada hitam dan cabai rawit, rempah-rempah lain seperti cinammon, curry bubuk.
·         Sayuran dan herbal seperti bawang, lobak, paprika, peppadew dan bawang putih.
·         Makanan olahan yang diawetkan, terutama daging.
·         Minuman berkafein seperti kopi, cola dan teh.
·         Buah: asam buah-buahan yang sangat dan jus buah seperti lemon yang mengandung jeruk, tomat dan jus tomat
·         Makanan tinggi lemak
·         Alkohol

JENIS MAKANAN YANG BOLEH DIBERIKAN
·         Sumber hidrat arang: beras (dibubur atau ditim), kentang (direbus atau dipures), makaroni, mi bihun (direbus), roti, biskuit, marie, dan tepung-tepungan (dibuat bubur atau puding).
·         Sumber protein hewani: Ikan, hati, daging tidak berlemak, ayam (digiling/dicincang dan direbus, disemur, ditim, atau dipanggang), telur ayam (direbus, diceplok air, atau dicampurkan dalam makanan), dan susu. Sumber protein nabati: tahu, tempe, (direbus, ditim atau ditumis), kacang hijau (direbus dan dihaluskan).
·         Lemak: mentega, margarin, minyak dan santan encer.
·         Sayuran: Sayuran yang tidak banyak serat dan tidak menimbulkan gas, misalnya : bayam, buncis, labu siam, wortel, tomat direbus atau ditumis.
·         Buah-buahan: Pepaya, pisang rebus, sawo, jeruk garut, sari buah.
·         Bumbu-bumbu: Gula, garam, vetsin, kunyit, laos, kunci, kayu manis, salam, lengkuas, sedikit jahe, dan bawang.

JENIS MAKANAN YG TIDAK BOLEH DIBERIKAN
·         Sumber hidrat arang: Beras ketan atau wajik, bulgur, jagung, ubi, singkong, kentang goreng, cake, dodol, dan kue yang terlalu manis.
·         Sumber protein hewani: Daging yang berlemak tinggi, ikan (diawetkan), ayam yang(dikalengkan,digoreng,dikeringkan/ dendeng), telur (ceplok/goreng). Sumber protein nabati: tahu, tempe (digoreng), kacang merah, kacang tanah digoreng.
·         Minuman yang mengandung soda dan alkohol (bir, wine), kopi, ice cream.
·         Lemak: lemak hewan, santan kental
·         Sayuran: sayuran yang banyak serat dan menimbulkan gas, sayuran mentah/lalapan (nangka muda, kol, kembang kol, sawi, daun singkong, lobak,dll).
·         Buah: buah yang banyak serat dan menimbulkan gas, misalnya jambu biji, nanas, kedondong, durian, nangka, dan buah yang dikeringkan (sale pisang, manisan pala, dan sebagainya).
·         Bumbu-bumbu: lombok atau cabai, merica, cuka dan bumbu-bumbuan yang merangsang, jahe




GINJAL

DEFINISI GAGAL GINJAL
·         suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

PENYEBAB GAGAL GINJAL
·         Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
·         Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
·         Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
·         Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
·         Menderita penyakit kanker (cancer)
·         Kelainan ginjal
·         Rusaknya sel penyaring pada ginjal

GEJALA GAGAL GINJAL
·         Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.
·          Kelesuan, lemah, napas pendek, dan pembengkakkan yang umum dapat terjadi\
·         Metabolic acidosis, atau peningkatan keasaman tubuh


DIET
·         Diet adalah suatu pertimbangan yang penting untuk mereka dengan fungsi ginjal yang terganggu.  Konsultasi dengan seorang ahli gizi mungkin bermanfaat untuk mengerti makanan-makanan apa adalah tepat atau tidak tepat





SYARAT DALAM MENYUSUN DIET
Jenis diet digolongkan menjadi tiga, yaitu
·         diet rendah protein I: Asupan protein 30 g dan diberikan kepada pasien dengan berat badan 50 kg.
·         Diet protein rendah II, asupan protein 35 g diberikan pasien dengan berat badan 60 kg.
·         Diet protein rendah III, diberikan kepada pasien dengan berat badan 65 kg

Energi 35 kkal/kg BB, pada geriatri dimana umur > 60 tahun cukup 30 kkal/kg BB, dengan ketentuan dan komposisi sebagai berikut:

·         Karbohidrat sebagai sumber tenaga, 50-60 % dari total kalori
·         Protein untuk pemeliharaan jaringan tubuh dan mengganti sel-sel yang rusak sebesar 0,6 g/kg BB.
·         Apabila asupan energi tidak tercapai, protein dapat diberikan sampai dengan 0,75 g/kg BB.
·         Saat,ini protein hewani dapat dapat disubstitusi dengan protein nabati
·         Lemak untuk mencukupi kebutuhan energi diperlukan ± 30 %
·         Kebutuhan cairan disesuaikan dengan jumlah pengeluaran urine sehari ditambah IWL ± 500 ml.
·         Garam disesuaikan dengan ada tidaknya hipertensi serta penumpukan cairan dalam tubuh.
·         Kalium disesuaikan dengan kondisi ada tidaknya hiperkalemia 40-70 meq/hari Fosfor yang dianjurkan ≤ 10 mg/kg BB/hari
·         Kalsium 1400-1600 mg/hari

BAHAN MAKANAN YG DIANJURKAN
·         Sumber Karbohidrat: nasi, bihun, mie, makaroni, jagng, roti, kwethiau, kentang, tepung-tepungan, madu, sirup, permen, dan gula.
·         Sumber Protein Hewani: telur, susu, daging, ikan, ayam.
·         Bahan Makanan Pengganti Protein Hewani
·         Sumber Lemak: minyak kelapa, minyak jagung, minyak kedele, margarine rendah garam, mentega.
·         Sumber Vitamin dan Mineral : Semua sayur dan buah




BAHAN MAKANAN YANG DIHINDARI
·         Sumber Vitamin dan Mineral
·         Hindari sayur dan buah tinggi kalium jika pasien mengalami hiperkalemi
·         adalah bayam, gambas, daun singkong, leci, daun pepaya, kelapa muda, pisang, durian, dan nangka
·         tinggi natrium diantaranya adalah garam, vetsin, penyedap rasa/kaldu kering, makanan yang diawetkan, dikalengkan dan diasinkan.

BAHAN MAKANAN YANG DIATASI
·         Penderita sakit ginjal tidak bisa mengonsumsi buah dan sayur sesukanya, dengan jumlah yang sama seperti orang sehat
·         buah apel


HEPATITIS

DEFINISI
·         Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang biasa disebabkan oleh virus (A, B, C, D, E), konsumsi alkohol yang berlebihan dan zat-zat kimia hepatotoksik seperti; kloroform serta karbon tetraklorida

GEJALA
·         Gejala-gejala hepatitis termasuk penyakit kuning (menguningnya kulit dan mata), urin berwarna hitam pekat/gelap, kelelahan ekstrim, pusing, mual, muntah, kehilangan selera makan, sakit perut dan demam yg ber angsur terus menerus tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

TIPS MENCEGAH HEPATITIS
·         Senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
·         Menghindari penularan melalui makanan & minuman yang terkontaminasi,suntikan, tato, tusukan jarum yang terkontaminasi, kegiatan seksual, dll.
·         Bila perlu menggunakan jarum yang disposable/sekali pakai
·         Pemeriksaan darah donor terhadap hepatitis virus.
·         Program vaksinasi hepatitis B

·         Senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
·         Menghindari penularan melalui makanan & minuman yang terkontaminasi,suntikan, tato, tusukan jarum yang terkontaminasi, kegiatan seksual, dll.
·         Bila perlu menggunakan jarum yang disposable/sekali pakai
·         Pemeriksaan darah donor terhadap hepatitis virus.
·         Program vaksinasi hepatitis B

            Kandungan hidrat arang dalam diet harus dibuat semaksimal mungkin agar glikogen tersedia cukup banyak dalam hati. Protein juga harus disediakan dalam jumlah yang cukup sehingga akan menghambat metamorfosis lemak atau berbagai zat beracun dalam parenkim.

            Para Ahli Gizi menganjurkan dalam kondisi akut, bubur merupakan konsumsi yang paling tepat bagi pasien, sehingga kerja hati dalam pelaksanaan metabolisme tidak terlalu berat. Sedangkan untuk makanan yang dianjurkan atau dipantangkan bagi penderita hepatitis, tergantung pada kondisi fisik pasien, misalnya tinggi badan dan berat badan, juga kondisi kesehatan yang lain.

TUJUAN DIET HEPATITIS SECARA UMUM ANTARA LAIN :
·         Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal tanpa memberatkan fungsi hati, dengan cara meningkatkan regenerasi jaringan hati dan mencegah kerusakan lebih lanjut dan/atau meningkatkan fungsi jaringan hati yang tersisa.
·          Mencegah katabolisme protein.
·          Mencegah penurunan BB atau meningkatkan BB bila kurang.
·          Mencegah atau mengurangi asites, varises esophagus, dan hipertensi portal.
·          Mencegah koma hepatik.









JENIS DIET HEPATITIS DAN INDIKASI PEMBERIAN :

·         Diet Hati 1
Diet golongan ini diberikan pada penderita hepatitis akut yang kesadarannya menurun, tetapi masih dapat makan. Menu diet golongan 1 biasanya tidak mengandung protein, melainkan terdiri dari makanan berkarbohidrat sederhana, Pemenuhan gizi yang lain diberikan lewat nutrisi parenteral (infus).

·         Diet Hati 2
Menu diet hati 2 diberikan pada penderita yang telah melewati fase akut. Umumnya nafsu makannya sudah membaik, tetapi fungsi hati belum normal. Oleh karena itu, jumlah protein yang diberikan harus dibatasi 0,5 g/kg BB (kurang lebih 30 gr/hariUntuk menambah kandungan energi selain makanan per oral juga diberikan makanan parenteral berupa cairan glukosa.

·         Diet Hati 3
Penderita telah pulih nafsu makannya. Dalam kondisi ini pemberian protein dapat ditingkatkan menjadi 1 g/kg BB. Ketentuan lain mengenai penyusunan menu diet ini sama dengan diet hati 2. bentuk makanan tergantung kesanggupan penderita. Apakah dapat menerima jenis makanan biasa atau lunak.

·         Diet Hati 4
            Menu diet ini sesuai untuk pasien yang berada dalam tahap penyembuhan.

JENIS MAKANAN YANG DIHINDARI BAGI PENDERITA HEPATITIS :
·         Semua makanan yang mengandung lemak tinggi seperti :
·         daging kambing dan babi,
·         jerohan & otak,
·         es krim,
·         susu full cream, keju, mentega/ margarine,
·         minyak serta makanan bersantan seperti gulai, kare, atau gudeg.
·           Kue atau cemilan berlemak kue tart, gorengan, fast food.
·          Bumbu yang merangsang  cabe, bawang, merica, cuka, jahe.
·          Makanan kaleng sarden dan korned.
·          Minuman yang mengandung alkohol dan soda
·         Bahan makanan yang menimbulkan gas seperti :         
·         Ubi
·         kacang merah
·         Kol, sawi, Lobak
·         Mentimun
·         Durian & nangka.

BAHAN MAKANAN YANG BAIK DIKONSUMSI PENDERITA HEPATITIS :
·         Sumber hidrat arang, nasi, havermout, roti putih
·          Sumber protein, telur, ikan, daging, ayam, tempe, taahuBahan makanan yang baik dikonsumsi penderita hepatitis :, kacang hijau, sayuran dan buah-buahan yang tidak menimbulkan gas
·         Makanan yang mengandung hidrat arang tinggi dan mudah dicerna seperti gula-gula, sari buah, selai, sirup, manisan, dan madu.
·          Pilihlah bahan makanan yang kandungan lemaknya tidak banyak seperti daging yang tidak berlemak, ikan segar, ayam tanpa kulit.

SYARAT DIET HEPATITIS
·         Energi tinggi untuk pemecahan protein, yang diberikan bertahap sesuai dengan kemampuan pasien (40-45 kkal/kg BB)
·          Lemak cukup      20-25% dari kebutuhan energi total, Bila pasien mengalami steatorea, gunakan asam lemakdengan asam lemak rantai sedang Medium Chain Triglyceridel (MCT). Jenis makanan ini tidak membutuhkan aktivitas lipase dan asam empedu dalam proses absorbsinya. Pemberian lemak sebanyak 45 gram dapat mempertahankan fungsi imun dan proses sintesis lemak.
·         Protein agak tinggi 1,25-1,5 g/kg BB agar terjadianabolisme rotein. Protein nabati memberikan keuntungan  karena kandungan serat yang dapat mempercepat pengeluaran amoniak melalui feses. Namun, sering timbul keluhan berupa rasa kembung dan penuh. Diet ini dapat mengurangi status ensefalopati, tetapi tidak dapat memperbaiki keseimbangan nitrogen.
·         Vitamin dan mineral diberikan sesuai dengan tingkat defisiensi. Bila perlu diberikan suplemen B kompleks, C, dan K serta mineral seng dan zat besi bila ada anemia.
·         Natrium diberikan rendah, tergantung tingkat edema dan asites. Bila pasien mendapat diuretika, garam natrium dapat diberikan lebih leluasa.
·          Cairan diberikan lebih dari biasa, kecuali bila ada kontraindikasi.
·          Bentuk makanan lunak bila ada keluhan mual dan muntah, atau makanan biasa sesuai dengan kemampuan saluran cerna.


THYPUS ABDOMINALIS

DEFINISI
·         Thypus abdominalis adalah penyakit infeksi akut yang biasa mengenai saluran pencernaan. Gejala yang biasa ditimbulkan adalah demam yang tinggi lebih dari 1 minggu, gangguan pada saluran pencernaan, dan gangguan kesadaran (FKUI, 1985).
·         Thypus Abdominalis adalah suatu penyakit infeksi pada usus halus dengan gejala demam satu minggu atau lebih disertai gangguan pada saluran pencernaan dengan atau tanpa gangguan kesadaran (Rampengan,1990).

TANDA DAN GEJALA
·         Gejala biasanya diawali dengan rasa tidak enak badan,
·         Nyeri yang tidak jelas,
·         sakit kepala dan bisa juga mimisan,
·         konstipasi,
·          lemas.
·         Dalam beberapa hari sampai minggu, terjadi kenaikan suhu badan yang bisa mencapai lebih dari 40°C. Pada saat ini, sebuah tanda khas demam tifoid yang disebut rose spots “bintik merah muda” bisa terlihat, khususnya pada bagian perut (abdomen).

MAKANAN YANG BOLEH
·         Bubur bayi
·         Bubur beras
·         Bubur sumsum
·         Lontong
·         Roti tawar/manis
·         Biskuit
·         Telur rebus
·         Sop ayam tanpa sayur
·         Soto ayam
·         Semur ayam
·         Bakwan tanpa saos

Catatan : Bila mencret tidak boleh minum susu,tapi bila tidak,sangat    dianjurkan untuk minum susu

MAKANAN YANG TIDAK BOLEH
·         Karbohidrat, bubur beras, beras ketan
·         Bubur bayi jagung
·         Roti tawar cantel
·         Ubi talas
·         Singkong
·         Protein
·         Sup ayam tanpa sayur ayam berlemak
·         Daging giling, telur goreng
·         Ikan yg diawetkan
·         Ikan dg bnyk duri
·         Kacang-kacangan
·         Sayuran wortel, daun singkong
·         Labu siam kacang
·         Labu kuning lobak
·         Bayam sawi
·         Buah-buahan jeruk, jambu biji
·         Alpukat, nangka
·         Pisang, nanas
·         Pepaya, apel
·         Kedondong
·         Minuman alkohol, teh encer, minuman soda, kopi encer, limun coklat, coca-cola,susu
·         Lemak, mentega, santan, minyak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar